20 Sep 2015

Kesalahan yang Di Lakukan Setelah Putus Di Sosial Media

Rasanya putus cinta pasti nggak enak banget, pengen marah tapi nggak tahu mau marah sama siapa. Mau sedih, tapi sampai kapan mau ngerasain sedih terus. Sampai-sampai nangis sendiri di atas jamban meratapi nasib yang begitu tragis. Iya, sangat tragis gara-gara gayung buat cebok mendadak nggak ada.

Disaat kamu meratapi kesedihan yang nggak berujung pasti akan ada banyak pertanyaan yang ada di pikiran kamu. Kenapa gagal lagi, kenapa dia minta putus, apa gara-gara dia udah sadar kalau jenis kelamin kita sama?
Akhirnya kamu ambil smartphone untuk membuka sosial media. Kamu berpikir untuk ngeluarin semua keluh kesah kamu dalam bentuk status.

Tapi kamu harus tahu beberapa hal yang nggak perlu di lakukan di sosial media setelah putus cinta.

Minta Balikan Mantan


Ide yang sangat buruk untuk di lakukan buat kamu yang baru saja putus. Perlu kamu pahami tentang suatu hubungan yang sudah nggak bisa di pertahankan lagi pasti ada beberapa alasan yang bikin hubungan itu terasa nggak nyaman lagi untuk di lanjutkan. Entah apa alasannya sehingga menjadikan hubungan itu harus di akhiri. Jadi kamu nggak perlu lagi berharap balikan, apa lagi balikannya dengan cara memposting foto-foto mantan atau nulis status yang isinya merayu dia.

Nulis Status Lebay


Yakinlah saat kamu putus, teman-teman sosial media kamu akan langsung tahu karena akan ada pemberitahuan perubahan status relationship. Jadi kamu nggak perlu repot-repot menulis drama yang sudah terjadi dalam hubungan kalian. Karena kemungkinan banyak teman yang nggak akan memperdulikan itu semua. Mungkin saja akan ada sebagian teman sosial media kamu yang akan menanggapi drama apa yang sudah terjadi dalam hubungan kalian. Tapi mereka lebih ke kepo, bukan karena peduli.

Musuhan Sama Teman Mantan


Walaupun sudah putus, ada baiknya menjaga hubungan baik dengan teman-teman mantan. Mereka tidak ada hubungan apapun dengan masalah yang kalian hadapi sebelumnya, jadi bersikaplah dewasa dan sewajarnya saja di sosial media. Jangan anggap mereka sama saja dengan mantan kamu yang perlu kamu musuhi. Hmmm... jadilah mantan yang baik.

Membuat Mantan “Kalah”


Kebiasaan setelah putus pasti akan ada cerita yang di lebih-lebihkan dan di akhiri dengan permusuhan. Entah itu menuliskan status yang seakan-akan kamu merasa paling benar dan saat ini dalam posisi paling tersakiti. Itu semua akan mengundang opini orang, kalau mantan kamu adalah orang yang jahat.

Artikel Terkait

Saya suka nulis hal-hal yang dianggap gak PENTING, selain nulis di blog saya juga sibuk ngajar di Sekolah Dasar. Jadi kalau ada yang mau FOLLOW blog saya janganlah malu-malu, karena saya juga akan memberikan FOLLBACK.
Baca profil lengkap saya DI SINI