18 Mar 2016

Di Saat Saya Lelah Dengan Pekerjaan

Menciptakan karakter Super Hero sekarang banyak terinspirasi dari hewan. Seperti hewan kelelawar, laba-laba, bahkan semut. Itu hanya sebagian contoh kecil saja, sebenarnya masih banyak karakter Super Hero yang terinspirasi dari hewan.

Lama-kelamaan beberapa hewan yang tidak pernah terlintas dari pikiran kita, mungkin saja bisa dijadikan inspirasi dalam menciptakan karakter Super Hero baru.

Bisa saja hewan pacet. Hewan berperawakan kecil nan menggemaskan ini jika dijadikan inspirasi karakter Super Hero pasti akan membuat penjahat langsung bergegas berwudhu dan shalat taubat. Walaupun kecil pacet sangat rakus saat menghisap darah, inilah salah satu alasan penjahat memutuskan kembali ke jalan yang benar dari pada leher mereka di cium bibir pacet.

Atau hewan undur-undur. Kemampuannya dalam mengebor tanah yang tidak bisa di ragukan lagi. Denger-denger goyang ngebor Inul juga terinspirasi dari undur-undur lho...

Bisa dibayangkan jka undur-undur dijadikan inspirasi Super Hero, tidak akan satupun musuh yang berani berbuat kejahatan. Mereka semua pasti akan insaf berjamaah, dan beramai-ramai memprokamirkan kepada masyarakat jika sudah pensiun dari dunia kejahatan. Mereka lebih suka melihat goyang ngebor Inul dari pada melihat ngebor ala pantat undur-undur. Pasti membuat pedih di mata.

Tetapi karena ada banyak hewan yang tidak terekspos oleh dunia, dan pasti hewan itu-itu saja yang dijadikakn inspirasi Super Hero. Lama-lama dunia hewan pasti akan bergejolak, banyak terjadi kesenjangan sosial antara hewan. Laba-laba akan merasa derajatnya lebih tinggi dari pada kutu beras, kelelawar akan merasa paling jago dari pada cacing kremi, dan yang paling kasihan adalah gajah. Saat ada yang suit jari jempol dan kelingking, bisa-bisanya jempol kalah. Gajah kalah dengan semut. Harusnya menang gajah, dari postur saja sudah terlihat perbedaanya. 

Ini pasti membuat semut merasa sombong, dia pikir suit saja gajah kalah apalagi masalah Super Hero. Semut ada Ant-Man, gajah paling mentok jadi siluman dalam film kera sakti. Benar-benar menyakitkan!


Kenapa saya yang jadi emosi, padahal kan saya bukan gajah. Itu kan urusan mereka. Hmmm... entahlah. Mungkin saya sedang lelah.

Artikel Terkait

Saya suka nulis hal-hal yang dianggap gak PENTING, selain nulis di blog saya juga sibuk ngajar di Sekolah Dasar. Jadi kalau ada yang mau FOLLOW blog saya janganlah malu-malu, karena saya juga akan memberikan FOLLBACK.
Baca profil lengkap saya DI SINI