19 Agt 2014

Cuma Pengen Ngelucu Doang Kok...

Hello!

Menulis di blog sebetulnya hanyalah salah satu hobi dari sekian banyak hobi yang saya tekuni. Selain hobi olah raga lari dari bayang-bayang mantan, melihara ayam kampus, melukis dengan lidah, saya juga hobi menulis cerita. Walaupun sejak SD saya enggak jago mengarang seperti yang diajarkan Bu Siti (alm) tapi beliau tetap sabar mengajarkan saya bagaimana cara mengarang dengan baik agar dapat dipahami sipembacanya.

Hobi menulis di blog saya lakukan dengan tidak sengaja. Berawal dari istri saya yang labil membuat blog tapi enggak pernah dipergunakan sebagaimana mestinya. Saya merasa sangat iba melihat blog yang enggak keurus, warnanya kusam karena jarang mandi, dan enggak pernah main ke blog tetangga. Bisa saya katakan blog ini terkucilkan dari dunia maya.

Saya datang bagaikan pahlawan kesiangan menyelamatkan masa depan blog ini agar berguna bagi pembacanya. Tapi mungkin ada pembaca blog ini yang berpikir “Kalau habis main di blog ini pasti entar pengennya jongkok di atas jamban duduk”
Banyak yang bilang kalau tulisan saya memang berkhasiat melancarkan pencernaan dan berpengaruh langsung pada kehamilan dan janin.

Genre komedi adalah pilihan saya dalam mengemas setiap alur cerita, walaupun terkadang saya sedikit memaksa agar terasa lucu. Menulis sebuah cerita ternyata enggak semudah tidur dengan mata terbuka, apalagi menulis dengan genre komedi. Karena setiap orang mempunyai rasa humor yang kadarnya berbeda-beda. Dan yang paling membuat saya berpikir berulang-ulang untuk berhati-hati dalam menulis komedi adalah pekerjaan saya.
Yah... saya adalah seorang pengajar mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) di sebuah SD negeri di daerah tempat tinggal saya.

“Kenapa Bapak nulis blognya kayak gitu?” Pertanyaan dari salah satu murid yang lulus 4 tahun lalu dari SD kepada saya. Namanya saya sensor demi masa depannya yang lebih cerah.

“Maksudnya kayak gitu itu yang kayak gimana?” Saya sambil mengerutkan dahi karena kebingungan.

“Yah... aneh aja Pak. Karena setahu saya Bapak ini kalau ngajar biasa-biasa aja. Enggak ada yang aneh. Maksudnya saya, hmmm.... gimana ya Pak. Saya susah menjelaskannya” Dia berusaha menjelaskan tetapi sangat sulit. Dan saya paham kesulitan dia dengan kapasitas otak 2 MB yang dulunya saya suruh roll depan saja malah guling-guling kesegala penjuru arah mata angin.
Saya hanya tersenyum dan enggak ada penjelasan yang keluar dari mulut mungil saya. Bukan karena saya enggak bisa jawab pertanyaannya, tetapai saya kasihan kalau dia mendengar penjelasan dari saya dia akan stres. Lagi-lagi kapasitas otak dia menjadi pertimbangan saya.

Kejadian seperti inilah yang menjadi salah satu kendala saya, mungkin yang dimaksud murid saya tadi adalah “Kok guru enggak ada intelek-inteleknya, malah tulisannya bikin sesat”
Saya merasa kalau menulis di blog itu membuat saya merasa kalau “Inilah saya sebenarnya”, tetapi pada saat saya bekerja saya berusaha mati-matian memperlihatkan contoh yang baik pada murid-murid saya. Berjalan penuh wibawa, berkalungkan peluit, dengan tangan yang memegang daftar nilai dan tidak lupa pakai seragam tukang parkir.

Padahal pemilihan genre komedi disetiap tulisan saya ini  bertujuan menghibur pembaca dan membuat rasa kepuasan pada diri saya pribadi.
Bisa saja blog ini saya ganti isinya dengan “Free download RPP PJOK kelas 1 semester 1”, Free download nilai kelas 2 semester 1” (yang ini ngaconya udah kelewatan)
Tapi itu semua bukan passion saya.

Susah kan?
Pengen nulis blog dengan cerita yang dikemas komedi, penulisnya enggak lucu tapi mencoba lucu. Pengen nulis lucu tapi ada yang pernah bilang “Pak guru kok aneh”.
Yang terasa berat itu mungkin karena profesi saya, tapi apakah profesi saya ini akan membuat saya merubah genre?
Tetapi saya masih nyaman dengan genre yang saya usung dari awal, personal blogger yang dikemas dengan komedi.

Jadi mungkin yang selama ini ada yang muntah, enggak bisa berhenti ngupil, lupa cebok, belekan, bingung menentukan gender, sampai pengen menuntut saya karena tulisan yang enggak berkualitas mohon dimaklumi. Karena semua ini hanyalah kebutuhan komedi.

Seperti kutipan yang ada di kaos komunitas dimana saya menjadi bagian dari komunitas ini, yaitu Blogger Energy. Di kaos itu tertulis :
“I’m Proud To Be Blogger”
Kalau baca kutipan ini menjadikan saya lebih mencintai dunia tulis menulis di blog. Bahkan blog ini sudah seperti istri muda saya.
Dan saya sangat bangga menjadi seorang blogger.





Artikel Terkait

Saya suka nulis hal-hal yang dianggap gak PENTING, selain nulis di blog saya juga sibuk ngajar di Sekolah Dasar. Jadi kalau ada yang mau FOLLOW blog saya janganlah malu-malu, karena saya juga akan memberikan FOLLBACK.
Baca profil lengkap saya DI SINI